China akan capai target pengurangan kapasitas batu bara tahun depan
Bizchina News

China akan capai target pengurangan kapasitas batu bara tahun depan

China kemungkinan akan mencapai tujuannya untuk mengurangi kapasitas batu bara sebesar 500 juta metrik ton jauh di depan target tiga hingga lima tahun yang direncanakan, menurut seorang pejabat tinggi industri.

Jiang Zhimin, wakil presiden Asosiasi Batubara Nasional China, mengatakan negara itu akan memenuhi target pengurangan kapasitas batubara tahun depan. Pada akhir tahun ini, jumlah tambang batu bara di China akan turun menjadi sekitar 7.000 dari 10.800 pada tahun 2015, katanya di sebuah forum yang diselenggarakan oleh China Metallurgical Industry Planning and Research Institute baru-baru ini.

Pada 2016, China memangkas kapasitas batu bara lebih dari 290 juta ton. Target tahun ini adalah 150 juta ton, yang dicapai pada November, menurut Biro Statistik Nasional.

“China sekarang memiliki lebih dari 1.200 tambang batu bara dengan kapasitas produksi tahunan melebihi 1,2 juta ton, menyumbang lebih dari 75 persen dari total kapasitas batu bara negara itu”, kata Jiang.

Negara ini juga telah memangkas kapasitas baja lebih dari 115 juta ton, mendekati batas atas target pengurangan kapasitas 150 juta ton yang ditetapkan untuk sektor baja selama Rencana Lima Tahun ke-13 (2016-20), menurut Xu Wenli, Kepala Divisi Besi dan Baja Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi.

“Negara ini akan terus memotong kapasitas baja yang sudah ketinggalan zaman dan mencegah pabrik baja yang ditutup atau ilegal kembali ke pasar”, kata Xu.

China telah menghentikan produksi 140 juta ton baja berkualitas rendah yang terbuat dari besi tua secara bertahap pada akhir Juni, menurut NBS.

Lebih dari 65 juta ton kapasitas produksi baja dihilangkan pada tahun 2016. Negara ini memenuhi target pengurangan kapasitas tahun 2017 sebesar 50 juta ton pada akhir Agustus.

China akan, bagaimanapun, melihat peningkatan impor bijih besi pada 2018, karena negara itu menutup tambang-tambang kecil yang berpolusi untuk meningkatkan kualitas udara, menurut Lei Pingxi, kepala insinyur di Asosiasi Pertambangan Metalurgi China.

“Impor bijih besi diperkirakan akan meningkat sebesar 5,5 persen tahun-ke-tahun menjadi 1,08 miliar ton pada 2017 dan selanjutnya 3 persen menjadi 1,12 miliar ton tahun depan,” kata Lei.

“Negara ini akan menghapus sekitar sepertiga dari izin penambangan bijih besinya, sebagian besar milik tambang kecil yang berpolusi,” katanya.

Lebih dari 1.000 izin pertambangan akan dibatalkan di bawah tindakan keras yang dipimpin pemerintah terhadap kabut asap dan kapasitas pembuatan baja yang sudah ketinggalan zaman, terhitung 15 hingga 20 persen dari total kapasitas bijih besi negara itu, menurut Lei.

Posted By : keluaran hk hari ini 2021