Opinion News

Peluang baru untuk memperluas perdagangan Tiongkok-AS – Opini

Pertemuan mendatang antara Presiden Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump diharapkan dapat lebih memperdalam kerja sama China-AS dan menggambar peta baru hubungan bilateral di “Era Baru”, yang menurut Xi telah dimasuki China.

Ketidakseimbangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat merupakan masalah yang telah diupayakan serius oleh kedua negara untuk diselesaikan. Karena komunikasi dan kerja sama merupakan bagian integral untuk menyelesaikan masalah dan meningkatkan hubungan Tiongkok-AS, kedua negara perlu meluncurkan reformasi struktural ekonomi sesuai dengan kondisi nyata mereka.

China semakin membuka pasarnya, sehingga AS harus melonggarkan kontrol ekspor yang pada kenyataannya membatasi daya saing perdagangannya. Selain itu, tidak hanya China tetapi juga ekonomi Asia Timur lainnya memiliki surplus perdagangan dengan AS. Dan sampai batas tertentu, China memiliki surplus perdagangan dengan AS karena mengekspor sejumlah besar produk jadi ke AS dan ekonomi Barat lainnya.

Oleh karena itu, rezim investasi bilateral yang lebih luas, termasuk rantai pembagian kerja dan kerja sama, diperlukan untuk mengurangi surplus perdagangan China dengan AS. Jadi jika Xi dan Trump memulai kembali negosiasi perjanjian investasi bilateral, dan akhirnya mencapai konsensus, perdagangan China-AS akan membuat kemajuan yang lebih seimbang.

Karena AS dan China adalah dua ekonomi terbesar di dunia, kerja sama ekonomi mereka tidak hanya akan menguntungkan kedua negara, tetapi juga membantu mempercepat pemulihan ekonomi global dan memfasilitasi pembangunan stabil jangka panjangnya.

Selain membahas masalah ekonomi global, Xi dan Trump diharapkan menyusun rencana jangka panjang untuk hubungan China-AS pada saat kedua negara telah mencapai titik balik. AS telah mengubah sikapnya terhadap globalisasi sejak Trump menjabat pada Januari, sementara China telah memainkan peran yang lebih aktif dalam pemerintahan global, dan mendorong perdagangan dan investasi yang lebih bebas dan nyaman. Selain itu, China telah merencanakan babak baru pembukaan, misalnya, membuka lebih lanjut industri jasanya, termasuk sektor keuangan.

China juga telah bekerja untuk meningkatkan sistem tata kelola global saat ini, untuk meningkatkan aturan multilateral untuk aliran modal, transfer teknologi, serta mobilitas tenaga kerja dan personel. Dan bersedia membantu meningkatkan aturan perdagangan dan investasi internasional melalui negosiasi, yang akan bermanfaat baik bagi China maupun AS. Dengan demikian, dengan komunikasi yang lebih baik dan kerja sama yang lebih dalam, China dan AS dapat memainkan peran utama dalam meningkatkan aturan untuk perdagangan dan investasi global.

Penulis adalah seorang profesor di Universitas Bisnis dan Ekonomi Internasional, dan direktur Masyarakat China untuk Studi Organisasi Perdagangan Dunia.

Posted By : togel hari ini hongkong yang keluar